• Banner 4
  • Banner 5
  • Banner 6
  • Banner 7
  • Banner 8

Assalamu'alaikum Wr. Wb | Selamat Datang di Website SD ISLAM TERPADU AT-TAQWIM | Lembaga Pendidikan Untuk Membangun Generasi Qur'ani | Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SD ISLAM TERPADU AT-TAQWIM

NPSN : 20227513

Jalan Ceuri Leuweung Kaleng Kp Sindangsari, Ds.Katapang, Kec.Katapang Kab. Bandung 40921


info@sditattaqwim.sch.id

TLP : 022-58999762


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimanakah Menurut Anda Tampilan Website Ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat

Statistik


Total Hits : 372244
Pengunjung : 152545
Hari ini : 46
Hits hari ini : 108
Member Online : 35
IP : 35.173.35.159
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • Pandu Rinata, S.Pd (Guru)
    2017-11-22 10:06:38

    update lagi yuk
  • Pandu Rinata, S.Pd (Guru)
    2017-11-22 10:06:37

    update lagi yuk
  • Nazhif Muhammad Rantisi (Siswa)
    2017-06-04 13:35:10

    LAPER>>.......
  • Najwa Ramadhani (Alumni)
    2016-10-26 19:43:16

    masih pada inget sama aku gak?
  • Yani Mulyani,S.Pd.I (Guru)
    2016-09-26 13:34:49

    alhamdulillah baru login
  • Najwa Ramadhani (Alumni)
    2016-08-20 20:41:44

    hello
  • Najwa Ramadhani (Alumni)
    2016-08-20 20:01:00

    haii
  • Najwa Ramadhani (Alumni)
    2016-08-20 20:00:50

    hallo
  • Najwa Ramadhani (Alumni)
    2016-08-20 20:00:13

    hai hai semua apa kabar?
  • Najwa Ramadhani (Alumni)
    2016-08-20 18:32:14

    tugas banyak banget ;(

PENGESAAN PENYEMBAHAN TERHADAP SANG PENCIPTA




PENGESAAN PENYEMBAHAN TERHADAP SANG PENCIPTA

MERUPAKAN TUJUAN DIBALIK PENCIPTAAN ALAM SEMESTA

Ditulis oleh: Ust. Arif Hidayatuloh, S.Hum (Guru Tahfizh SDIT At-Taqwim)

 

Allah Ta’ala berfirman dalam Alquran Surat Fushilat ayat 37 dan Surat Al-Baqarah ayat 22:

وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ.

“Dan sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah Yang menciptakannya, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.”

 

الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الأرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ فَلا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ.

“Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.”

 

            Apabila kita mengingat dan memperhatikan kembali tentang penciptaan/pendirian suatu gedung pencakar langit, maka kita juga pasti mengetahui bahwa dibalik pendirian gedung tersebut, tentu ada tujuan yang jelas dari pendirinya. Bahkan penciptaan sesuatu yang lebih kecil bahkan jauh lebih kecil, tentu ada tujuan yang jelas di balik itu semua dari pembuatnya.

 

Dibalik penciptaan alam semesta yang begitu besar dan luas tak terbayangkan ini, ternyata Sang Maha Pencipta alam semesta tersebut menyatakan bahwa penciptaan itu semua tujuannya supaya Sang Maha Pencipta tersebut disembah dengan pengesaan penyembahan hanya kepada-Nya dan hanya untuk-Nya. Setiap fitrah manusia pasti menyatakan bahwa Sang Maha Pencipta tersebut tidak ada duanya di dalam hal penciptaan dan pemeliharaan alam semesta ini, dan seluruh alam semesta ini adalah milik-Nya dan kerajaan-Nya; yakni bisa diartikan pula bahwa segala sesuatu selain Sang Maha Pencipta tersebut adalah makhluq/ciptaan-Nya yang menjadi hasil karya penciptaan-Nya dan dipelihara oleh-Nya, dan tentu itu semua mutlak dibawah kuasa-Nya, dan Allah Ta’ala adalah Pemilik Tunggal dari seluruh alam semesta ini.

 

Kesimpulannya: “Mengapa penyembahan itu harus dipersembahkan hanya kepada-Nya saja dan tidak boleh dipersembahkan kepada selain-Nya?”. Jawabannya: “Hal itu karena tidak ada sekutu bagi Allah Sang Maha Pencipta tersebut di dalam hal ibadah atau penyembahan kepada-Nya; sebagaimana tidak ada sekutu bagi Allah Sang Maha Pencipta tersebut di dalam hal penciptaan, pemeliharaan, dan kekuasaan atau kerajaan-Nya”; Maha Suci Allah Ta’ala dari apa yang disekutukan oleh orang-orang kafir dengan-Nya.

 

Tindakan penyekutuan peribadatan kepada selain Allah Ta’ala merupakan tindakan yang paling buruk dari yang terburuk. Hal itu karena perbuatan tersebut telah menyalahi tujuan penciptaan alam semesta yang telah ditetapkan oleh Sang Maha Pencipta dan Pemilik alam semesta tersebut. Tentu manusia merupakan bagian dari alam semesta ini, dalam arti jika sebagian manusia menyekutukan peribadatan kepada selain Allah Ta’ala, maka manusia tersebut telah melanggar tujuan utama mereka diciptakan. Dalam firman-Nya yang lain, Allah Ta’ala berfirman dalam Alquran Surat Adz-Dzariyat ayat 56:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ  

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku”.Wallohu’alam.

 




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas